Daftar Blog Saya

Tampilkan postingan dengan label Proyeksi 2023. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proyeksi 2023. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2022

PROYEKSI (3) SITUASI 2023 KOMUNIKASI - KEAMANAN - LINGKUNGAN HIDUP

, 


Revolusi Mental dan Kebudayaan

Kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama, peningkatan kualitas pelayanan kehidupan beragama, dan peningkatan kerukunan hidup umat beragama dengan moderasi beragama menjadi fokus perhatian pada 2023. Utamanya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) semakin ditingkatkan, khususnya untuk menyelesaikan kasus dan konflik keagamaan yang muncul di berbagai wilayah dan berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama. Disamping itu, bimbingan masyarakat juga ditingkatkan efektivitasnya melalui pembekalan penyuluh agama untuk mengusung perspektif moderasi beragama serta penguatan relasi beragama, berbangsa, dan bernegara. Moderasi beragama adalah cara pandang dan praktik beragama yang moderat, esensial, inklusif, dan toleran.

Museum dan Taman Budaya mendapat perhatian  provinsi, kabupaten dan kota yang diberi kewenangan, dengan bantuan dana pengelolaan dari Pusat. Museum dan Taman Budaya diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan guna pemajuan kebudayaan, pembelajaran berkualitas, dan Manajemen Talenta Nasional Bidang Seni Budaya.

Komunikasi

Pada 2023 diusahakan percepatan transformasi digital untuk mendukung pencapaian agenda pembangunan nasional dalam pemerintahan, bisnis dan layanan utamanya sektor a. Pertanian b. Pariwisata c. Logistik d. Maritim e. Pendidikan f. Kesehatan serta masyarakat. Satelit multi fungsi Satria 1 akan diluncurkan dan dimanfaatkan 50% selebihnya untuk tahun 2024 menjelang diorbitkannya Satria 2. Sekitar 50% kecamatan akan terlayani serat optik pita lebar untuk menunjang akses jaringan internet tetap untuk 25% rumah tangga. Daerah yang dapat dilayani penyiaran digital meliputi 80%. Jaringan 5G akan diawali dengan 11 daerah terkoneksi. Perlindungan data pribadi masih menjadi pekerjaan rumah. Begitu juga pengelolaan konten negatif.

Dari data yang lalu pengguna Medsos di Indonesia 200 juta. WhatsApp merupakan media sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia 88,7%. Di posisi kedua dan ketiga Instagram dan Facebook dengan persentase masing-masing sebesar 84,8% dan 81,3%. Pengguna TikTok sebesar 63,1% dan Telegram 62,8%.

Layanan Keamanan

Negara diharapkan bisa mengantisipasi agar berbagai macam potensi kerawanan yang terjadi di 2022, tak terulang lagi di tahun 2023. Peristiwa Bom di Polsek Astana Anyar Bandung (7/12) menjelang akhir 2022 menjadi petunjuk perlunya evaluasi bersama untuk membaca segala potensi kerawanan dan waspada. Kita belum bisa lepas dari ancaman teror yang bisa terjadi kapan saja. Teror dari kelompok yang mengatasnamakan agama dan ideologi asing sebagai tameng dalam melancarkan aksi-aksi keji yang menimbulkan korban jiwa yang tak bersalah. “Peace, Prosperity and Security” pada 23 November 2022 ditetapkan sebagai tema kerjasama menteri pertahanan dan keamanan ASEAN ketika Indonesia ditetapkan menjadi ketua ASEAN Defense Ministers Meeting tahun 2023. Aksi kriminalitas yang dikhawatirkan oleh masyarakat jenisnya beragam. Mulai dari pencurian kendaraan bermotor, perampokan, pembobolan rumah, hingga pencurian di toko-toko.



Pemerintah menetapkan 7 Prioritas Nasional (PN) di tahun 2023, yakni PN 1: Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan, PN 2: Mengembangkan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan, PN 3: Meningkatkan Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Berdaya Saing, PN 4: Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan, PN 5: Memperkuat Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar, PN 6: Membangun Lingkungan Hidup: Meningkatkan Ketahanan Bencana, dan Perubahan Iklim, serta PN 7: Memperkuat Stabilitas Polhukhankam dan Transformasi Pelayanan Publik.

Selasa, 27 Desember 2022

PROYEKSI (2) SITUASI 2023 SOSIAL, MAKROEKONOMI, POLITIK

 Lanjutan dari: PROYEKSI SITUASI 2023


Makro Ekonomi

Sudah ditulis di depan bahwa pertumbuhan ekonomi 2023 akan berada dalam rentang antara 5,1-5,4%, dengan proyeksi optimal 5,3%.

Laju inflasi 2023 dijaga dalam rentang sasaran inflasi 3,0 ± 1,0 dengan menjamin ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi pangan dan energi serta intervensi harga. Proyeksi optimal 3,3%.

Suku bunga. Fundamental makro ekonomi yang terjaga baik, serta strategi pembiayaan yang pruden dan kredibel akan terus dilakukan sehingga dapat menjaga stabilitas pasar keuangan domestik dan menjaga kepercayaan investor untuk berinvestasi pada pasar domestik. Tingkat suku bunga diproyeksikan 7,9%.

Nilai Tukar IDR. Solidnya fundamental ekonomi domestik dan reformasi struktural yang berkesinambungan serta bauran kebijakan fiskal dan moneter akan menopang stabilitas nilai tukar Rupiah. Pada 2022 rentang fluktuasi IDR sekitar Rp 14.500-Rp 14.900 per dolar AS. Pada 2023 diproyeksikan rata-rata Rp 14.750 per dolar AS.

Harga Minyak Mentah Dunia. Dalam 2022 rentang fluktuasi harga minyak antara AS$95-105 per barel. Harga minyak mentah di tahun 2023 akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan perang Rusia-Ukraina, perkembangan kasus Covid-19 di Tiongkok, dan resesi ekonomi serta keberlanjutan sanksi yang dikenakan pada Iran dan Venezuela. Proyeksi harga minyak mentah 2023 AS$90 per barel.

Produksi Minyak Mentah dan Gas bumi Indonesia. Berbagai upaya dalam rangka peningkatan lifting migas nasional akan terus dilakukan diantaranya mendorong percepatan proyek-proyek migas baru, menjaga level produksi lapangan eksisting, serta perbaikan regulasi dan insentif fiskal. Proyeksi produksi minyak bumi 2023 sekitar 660.000 barel per hari (dari rentang 625.000 - 630.000 barel per hari pada 2022), sedang produksi gas alam diproyeksikan 1.050.000 barel setara minyak per hari (dari rentang antara  956.000-964.000 barel setara minyak per hari pada 2022).

APBN 2023. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara masih menjadi unsur penting dalam pembentukan angka pertumbuhan ekonomi. Pendapatan Negara 2023 dianggarkan Rp2.443,6 triliun (tumbuh 0,3% dari outlook 2022), Belanja Negara diproyeksikan Rp3.041,7 T (turun 4,0% dari outlook 2022) dalam rangka pelaksanaan konsolidasi fiskal. Maka akan terdapat Defisit Anggaran sebesar (Rp598,2 Triliun) yang masih akan dicarikan pendanaannya dari  dana pembiayaan utang yang turun sekitar 8,1% terhadap outlook 2022. Dengan demikian didapatkan keseimbangan anggaran pendapatan dan belanja negara.

Porsi pendapatan negara dari Perpajakan 2023 dianggarkan Rp2.016,9 Triliun. Tumbuh 4,8% dari outlook 2022 seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi domestik serta implementasi perpajakan.

Porsi pendapatan negara dari pos di luar pajak 2023 dianggarkan Rp426,3 Triliun. Dari Hibah dianggarkan sebesar Rp0,4 Triliun. 

Belanja Pemerintah Pusat 2023 dianggarkan Rp2.230,0 Triliun. Alokasi belanja pemerintah pusat turun 5,9% dari outlook 2022 dikarenakan peningkatan kualitas belanja (spending better) dan konsolidasi fiskal. Kebijakan:  Memenuhi kebutuhan belanja prioritas;  Melanjutkan pembangunan SDM. Mendukung peningkatan kualitas SDM Indonesia yang terampil, produktif dan berdaya saing, melalui: - peningkatan kualitas pendidikan - transformasi sistem kesehatan - akselerasi reformasi menuju sistem perlindungan sosial sepanjang hayat dan adaptif. Pembangunan Infrastruktur; Mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pendukung transformasi ekonomi, Meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran program bansos dan subsidi, Meningkatkan efektivitas implementasi reformasi birokrasi, Melanjutkan efisiensi belanja barang yang bersifat nonprioritas, Meningkatkan sinkronisasi dan penajaman belanja bantuan pemerintah, Antisipasi dan mitigasi risiko fiskal dalam pelaksanaan APBN, bencana, dan kegiatan mendesak lainnya. Melalui belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp993,2 Triliun. Dan belanja non Kementerian/Lembaga sebesar Rp1.236,9 Triliun untuk mengantisipasi ketidakpastian di tengah situasi global saat ini di mana APBN menjalankan perannya sebagai shock absorber untuk melindungi masyarakat. Transfer ke Daerah 2023 dianggarkan Rp811,7 Triliun. Alokasi transfer ke daerah meningkat Rp12,6 triliun atau 1,6% dari outlook 2022, terutama karena peningkatan DAU (Dana Alokasi Umum). 


Jumlah guru yang pensiun diproyeksikan 46.867 orang pada 2023, lalu meningkat pada 2024 sebanyak 64.773 pada 2024. Untuk mengisi kekosongan guru Pemerintah membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak 2021 dan lebih ditingkatkan pada 2023.

Kondisi Sosial

Angka pengangguran akan bertambah dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan efek COVID-19. Pengangguran pada Agustus 2022 sebanyak 8,42 juta orang atau 5,83 persen dari angkatan kerja, dengan tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki pada Agustus 2022 sebesar 83,87 persen lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Penyerapan tenaga kerja sektor informal Agustus 2022 mengalami peningkatan 3 persen dari periode yang sama tahun 2021, ini karena meningkatnya jumlah penduduk yang bekerja mandiri yakni 22,04 persen, sejak pandemi COVID-19. Namun sektor formal pertumbuhannya melambat , karena penurunan pekerja yang berstatus berusaha dibantu buruh tetap, yang pada tahun 2020 terserap sebanyak 3,15% dan di tahun 2022 terserap hanya 3,04 persen

Tingkat pengangguran terbuka pada wilayah perkotaan Agustus 2022 sebesar 3,43 persen atau turun 0,74 persen dari Agustus 2021, terutama karena PHK di berbagai sektor industri. Dampak pandemi COVID-19 masih membuat 0,24 juta orang  menganggur, yang sementara tidak bekerja sebesar 0,11 juta orang, dan 3,48 juta orang mengalami pengurangan jam kerja (shorter hour)  plus 0,32 juta orang yang bukan angkatan kerja (BAK), sehingga jumlah penduduk yang terdampak pandemi COVID-19 seluruhnya 4,15 juta orang.



Angka kemiskinan masih akan mendapat tekanan di awal tahun 2023. Penduduk miskin pada Maret 2022 sebesar 9,54 persen dari jumlah penduduk di Indonesia atau 26,16 juta orang, angka ini lebih tinggi dari angka sebelum COVID-19 yakni 9,41 persen pada Maret 2019. Namun sudah menunjukkan penurunan dari tahun 2020, terlihat dari angka rasio gini yang sudah mendekati angka pra COVID-19, serta indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan yang mulai mengecil. Penurunan persentase kemiskinan adalah karena pemerintah  memberi bantalan berupa program perlindungan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Iuran Jaminan Kesehatan Nasional, Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan sebagainya. 

Pada tahun 2020, pemerintah mengalokasikan dana sebesar 230,21 Triliun Rupiah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang masih hadir hingga tahun 2022. Di tahun 2023 pemerintah tepatnya Kementerian Keuangan tidak lagi mengalokasikan dana PEN, tetapi anggaran untuk perlindungan sosial dialokasikan secara langsung melalui belanja pemerintah pusat kepada Kementerian atau Lembaga (K/L) dan Non K/L. Pada tahun 2023 ini, pemerintah mengalokasi dana sebesar 148,56 Triliun Rupiah untuk beberapa program, seperti PKH, KIP dan Prakerja yang sudah ada dari tahun 2020, juga beberapa program yang dapat mengurangi beban masyarakat seperti kartu sembako, subsidi listrik dan sebagainya. Diharapkan berbagai program ini dapat menjadi bantalan untuk banyak pihak yang terkena dampak ketidakstabilan perekonomian pada tahun 2023.



Politik

Pada 2023 Indonesia akan mendapat giliran menjadi Ketua ASEAN dan akan berusaha sebaik-baiknya menjaga citra luar negerinya. Master-Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) akan dilanjutkan dan Indonesia berkepentingan memajukan Maluku dan Sulawesi Utara untuk kemudahan hubungan dengan Filipina. Sementara pengembangan Pelabuhan Bitung akan menguntungkan perdagangan dengan Tiongkok dan AS dalam rangka pengembangan wilayah Indonesia bagian Timur.


Tahun 2023 dalam melaksanakan politik luar negeri akan tergantung pada kemampuan kita meyakinkan berbagai negara untuk duduk bersama dan berdialog, menghentikan konflik terbuka, dan membangun konsensus.

Kerjasama ekonomi untuk bangkit bersama pasca Covid-19 menjadi tema politik luar negeri yang lebih luas dari ASEAN, terutama kawasan Indo-Pasific dan APEC. Peningkatan pertumbuhan ekonomi akan menjadi fokus (menurut proyeksi Goldman Sach)



Kejadian-kejadian di dalam negeri 2023 akan menguji stabilitas politik dan menjadi tantangan bagi prospek pertumbuhan ekonomi dalam suatu gelombang reformasi yang makin liberal. Sekalipun demikian pandangan proteksionis dapat timbul selama kampanye pilpres. Pada pertengahan 2023 akan diselesaikan pendaftaran calon kandidat pasangan presiden/wakil presiden yang mengisyaratkan koalisi partai-partai. Nama-nama sudah makin menguat di akhir 2022 seperti Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Anies Baswedan (mantan gubernur DKI, Jakarta) dan Prabowo Subianto (Menteri Pertahanan). 

Penetapan kandidat dan kampanye — akan dimulai bulan November, namun dari pertengahan tahun biasanya sudah terjadi kampanye pendahuluan yang memanaskan situasi. Akan terjadi fragmentasi masyarakat karena model kampanye pencitraan yang menimbulkan pro dan kontra dibumbui maraknya hoaks.


(Bersambung)

Senin, 26 Desember 2022

PROYEKSI SITUASI 2023

 


Sejak menjadi konsultan bisnis dan manajemen dari tahun 1983 saya terbiasa mengumpulkan data dan membuat proyeksi situasi tahun mendatang untuk latar asumsi saran-saran saya, baik dalam rangka rencana bisnis maupun rencana kegiatan. Setelah pensiun dari kegiatan konsultansi saya masih terbiasa dengan kegiatan menyusun gambaran tahun mendatang. Saya ingin berbagi catatan saya tentang proyeksi situasi 2023. 

Kesehatan

Sejak pandemi Covid19 kondisi umum kesehatan masyarakat dari 2020 menjadi faktor yang menentukan aktivitas umum. Di seluruh dunia 226 negara dilanda pandemi Covid19 dengan berbagai variannya. Lebih dari 624 juta orang terinfeksi dan harus beristirahat antara 14 hari hingga sebulan. Sedang untuk mengatasi penularan diadakan berbagai pembatasan kegiatan masyarakat. Dari jumlah orang yang terinfeksi 604 juta lebih sembuh. 6,5 juta orang meninggal. Dan per 5 Oktober 2022 masih ada kasus aktif 13,5 juta. Sedangkan di Indonesia tercatat 6,4 juta kasus terinfeksi, 6,25 juta di antaranya sembuh. Jumlah kasus meninggal 158 ribu. Kasus aktif per 5 Oktober 2022 masih 13 ribu lebih. Indonesia masih berusaha mengadakan vaksinasi yang terbukti ampuh untuk menangkal akibat buruk penularan Covid19. Per 5 Oktober 2022 dari jumlah penduduk 75% telah menerima vaksinasi pertama. 63% telah menerima vaksin kedua. 23% telah menerima vaksin ketiga. Dan baru 0,23% menerima vaksin keempat. Dengan upaya peningkatan vaksinasi kedua, ketiga dan keempat di tahun 2023, imunitas rakyat menguat, kondisi umum kesehatan masyarakat akan membaik, dan aktivitas akan berangsur normal.


 Iklim dan Bencana 

Dinamika atmosfer Indonesia sangat dipengaruhi kondisi El-Nino Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD). Kegiatan sektor pertanian, kehutanan, kebencanaan, kesehatan, sumber daya air, kelautan dan pesisir, dan sosial ekonomi dipengaruhi kondisi dinamika atmosfer.  Sepanjang tahun 2023, ENSO diprakirakan akan berada pada kisaran anomali -0.5 sampai 0.5 yang secara fase perkembangan batas-batas nilai tersebut adalah sebagai fase Netral. Sementara itu, pandangan Indian Ocean Dipole (IOD) tahun 2023 akan berada pada fase netral pada Januari hingga Desember 2023 dengan indeks berkisar –0.10 hingga –0.39. Kondisi anomali suhu muka laut di wilayah Indonesia mulai Desember 2022 hingga Mei 2023 berada pada kondisi hangat hingga normal. Suhu udara permukaan bulanan di Indonesia pada tahun 2023 diprediksi akan mengalami peningkatan dengan kenaikan rata-rata sebesar 0,3°C, atau lebih hangat dibandingkan normalnya.

Curah hujan tahunan 2023 diprediksikan  normal. Daerah yang diprediksi akan mengalami hujan tahunan di atas normal (diatas 2500mm/tahun) adalah sebagian Jambi, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Timur, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, dan sebagian Sulawesi Tengah. Daerah yang diprediksi akan mengalami hujan tahunan di bawah normal adalah sebagian kecil Papua Barat dan sebagian kecil Papua. Awal Musim Hujan 2022/2023 di Indonesia diprediksikan MAJU pada 326 ZOM (46,6 persen), SAMA pada 124 ZOM (17,7%), dan MUNDUR pada 76 ZOM (10,7%). Secara umum, sifat hujan selama Musim Hujan 2022/2023 diprediksikan NORMAL atau sama dengan rerata klimatologisnya pada 477 ZOM (68%), sejumlah 188 ZOM (26,7%) akan mengalami kondisi musim hujan ATAS NORMAL (lebih basah dari biasanya) dan 34 ZOM (5%) akan mengalami musim hujan BAWAH NORMAL.

Merujuk kepada kondisi musim kemarau tahun 2016, 2017 dan 2018 yang bersifat normal, beberapa wilayah di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur melaporkan durasi Hari Tidak Ada Hujan mencapai 178 sampai dengan 246 hari (6-8 bulan tidak ada hujan), yang mengindikasikan terjadinya kekeringan. Situasi kekeringan dapat memicu  potensi kebakaran hutan dan lahan di 2023 yang lebih besar dibandingkan dengan tahun 2020, 2021 maupun 2022 yang kemaraunya bersifat basah (atas normal) terutama di Sumatera dan Kalimantan.

Suhu Muka Laut (SML) di Samudra Pasifik tropis diprediksikan masih konsisten mengalami anomali negatif yaitu lebih dingin dari kondisi normal terutama pada Januari dan Februari 2023 yang merupakan bagian dari peluruhan La Nina. Selanjutnya pada periode Maret hingga Mei 2023, suhu muka laut Samudra Pasifik diprediksi akan berangsur beralih ke kondisi normal atau netral. Sementara itu kondisi suhu muka laut di wilayah Indonesia pada September hingga November 2022 dalam kondisi hangat kemudian mulai menuju kondisi normal mulai Desember 2022 hingga Mei 2023. Sementara itu kondisi anomali suhu udara permukaan rata-rata bulanan di wilayah Indonesia mulai Januari sampai dengan Desember 2023 diprediksi akan mengalami anomali dengan kenaikan antara 0.17 °C hingga 0.45 °C (dengan rata-rata sebesar 0.3 °C) di atas kondisi normal atau lebih hangat dibanding periode 1991 - 2020.

Suhu, curah hujan dan kelembapan dapat mempengaruhi variabilitas vector-born diseases. Pada kasus anomali kelembapan yang terjadi pada skala luas yang disebabkan La Nina misalnya, dapat menjadi faktor lingkungan yang mendukung peningkatan populasi vektor penyakit, terutama populasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Penyakit lain yang dapat dipengaruhi ialah malaria dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Pada tahun-tahun normal, misalnya tahun 2012, 2013, dan 2014, data statistik kebencanaan menunjukkan bahwa jumlah kejadian bencana di Indonesia masih cukup besar, yaitu sejumlah 1.811 pada tahun 2012, 1.674 pada tahun 2013, dan 1.967 kejadian bencana pada tahun 2014. Sejumlah lebih dari 95 persen dari total kejadian bencana tersebut adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, puting beliung, cuaca ekstrem, dan kekeringan. Walau curah hujan tahunan pada outlook iklim 2023 diprediksi dekat dengan kondisi normal, namun demikian, tetap ada potensi bencana hidrometeorologi yang dari tahun ke tahun naik frekuensinya dan harus menjadi perhatian dan kewaspadaan semua pihak.

Ekonomi

Setelah guncangan Pandemi, terjadi pergeseran pusat guncangan di dunia. Pertama-tama inflasi, yang menyebabkan tekanan pada likuiditas dan peningkatan suku bunga, kemudian meningkatnya fragmentasi geopolitik dan konflik menyebabkan krisis pangan dan energi serta keuangan, dan dibayangi oleh ancaman stagflasi.


Guncangan krisis dunia akan membuat pertumbuhan ekonomi terhambat bahkan menyusut pada 2023 dan selanjutnya. Harga-harga energi (gas alam, batubara, minyak mentah) dan komoditi dunia (minyak sawit, gandum, kedelai, jagung) dibanding awal 2020 meningkat sangat tinggi, dan masih akan tinggi pada 2023.


Kekayaan alam Indonesia dan manajemen ekonomi makro yang tepat membantu ketahanan ekonomi Indonesia di tengah situasi dunia yang sulit. GDP Indonesia sempat negatif karena Covid19 pada 2020, namun kembali normal pada 2021 dan 2022.


Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 diproyeksikan antara 4.5-5.3% dan akan meningkat antara 4.7-5.5% pada 2024, digerakkan konsumsi, investasi dan ekspor. Consumer Price Index (CPI)  yang menunjukkan tingkat inflasi pada akhir 2022 melejit tinggi hingga hampir 6% namun diusahakan turun dan diproyeksikan kembali antara 3.0%±1% pada 2023 dan 2.5%±1% pada 2024. 

Investasi langsung dari luar negeri digalakkan terutama di sektor manufaktur hilir, kelistrikan dengan sumber energi terbarukan, transportasi, dan komunikasi. Sektor-sektor ini ke depan diharapkan dapat menciptakan lebih banyak kesempatan kerja.


(Bersambung)