Daftar Blog Saya

Tampilkan postingan dengan label Murid Yesus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Murid Yesus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2022

MURID

 Perspektif Kitab Suci



Seorang siswa atau pengikut yang melaksanakan teladan yang dibuat oleh guru dan berusaha membentuk jati diri menurut ajaran sang guru (bdk Mat 10:24-25). Dalam Perjanjian Lama, murid-murid mengikuti para nabi (Yes 8:16). Dalam Perjanjian Baru Yohanes Pembaptis mempunyai murid-murid (Mat 14:12; Yoh 1:35; 3:25) begitu pula para Farisi (Mat 22:16; Mrk 2:18; Luk 5:330 yang menyebut diri mereka sebagai murid-murid Musa (Yoh 9:28). Seringkali murid di dalam Perjanjian Baru berarti seorang pengikut Yesus Kristus. Maksudnya bisa saja sembarang murid (bdk Kis 6:1; 9:1.19; 13:52 dsb), namun terutama salah satu dari Keduabelas Rasul (Mat 10:2; 28:16-20; Mrk 16:14-18; Luk 24|:47-49; Yoh 20:19-23; bdk 1 Kor 9:1). Ada lebih dari 250 rujukan pada “murid” di dalam Perjanjian Baru, kebanyakan dalam Injil-injil dan Kisah, dan sebagian besar darinya merujuk kepada rasul-rasul.

      Menjadi murid Yesus bukan sekedar menjadi siswa atau pengikut. Yesus bukan rabi (guru) biasa. Ia tidak pernah belajar di bawah bimbingan seorang rabi yang lain, maka ia tidak memerlukan izin dan akreditasi untuk mengajar (Mat 13:54; Yoh 7:15). Ajarannya belum pernah diajarkan orang lain (Mat 7:29; Mrk 1:22) dan murid-muridNya yang terdekat tidak datang kepadaNya minta diajar; tetapi Ia-lah yang memanggil mereka untuk hidup sebagai murid dengan wibawaNya sendiri (Mat 4:18-22; Mrk 1:16-20) (KGK 767, 787). Selanjutnya, murid-murid tidak punya ambisi untuk menandingi (atau melampaui) guru mereka, seperti lazimnya murid-murid para Farisi. Mereka bukan hanya sekedar mendengarkan ajaran dan memelajari kebijaksanaan, melainkan mempunyai suatu komitmen pada hidup baru yang diteladankan oleh Yesus. Para murid harus ”memanggul salib” dan mengikut Yesus (Mat 16:24; Mrk 8:34; Luk 14:27). Para pengikut harus bersedia demi Yesus meninggalkan segala sesuatu – keluarga, teman, dan harta kekayaan – dan ikut serta di dalam tugas perutusanNya, kegembiraanNya, penderitaanNya, bahkan wafatNya (Mat 8:19; 10:37; Luk 9:57; 14:26).