Daftar Blog Saya

Tampilkan postingan dengan label Mujizat Pengusiran Setan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mujizat Pengusiran Setan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Oktober 2022

MUJIZAT KARYA KUASA TUHAN

 

Mujizat

Bhs Latin: miraculum, diserap ke dalam bahasa Inggris miracle, artinya peristiwa ajaib. Suatu kejadian yang luar biasa yang hanya dapat diterangkan sebagai perbuatan Tuhan secara langsung. Biasanya suatu mujizat menyangkut pembatalan hukum alam pada kesempatan tertentu. Mujizat yang dilakukan Yesus merupakan tanda-tanda kuasa Allah yang sedang menegakkan Kerajaan melalui karya-karya Yesus (Yoh 9:3; Kis 2:22) (KGK 547-549).

 

I. Mujizat dalam Perjanjian Lama

A. Tuhan Tak Pernah Berhenti Bekerja

B. Mujizat Menunjuk Pada Allah

II. Mujizat Dalam Perjanjian Baru

A. Mujizat Kesaksian Bagi Yesus

B. Mujizat Penyembuhan

C. Mujizat Alam

D. Mujizat Terus Berlanjut

 

I. Mujizat dalam Perjanjian Lama

A. Tuhan Tak Pernah Berhenti Bekerja

Para penulis Perjanjian Lama menganggap Tuhan terus-menerus bekerja di dunia. Salah satu dari tindakanNya yang terbesar adalah Penciptaan Dunia, seperti yang dikatakan Ayub (Ayb 9:1-10; 26:5-14; bab 38-41). Karena Tuhan adalah Pencipta, maka Dia adalah Tuhan Semesta Alam; semua yang diciptakan tunduk pada kehendakNya yang maha kuasa.

                Kuasa Tuhan atas dunia semesta tampak dalam Air Bah yang membanjiri bumi (Kej 6-9), pembelahan Laut Merah (Kel 14), mengalirkan air dari batu karang (Kel 17), dan kemenangan Israel yang tak terbilang banyaknya atas musuh yang secara militer lebih kuat. Semua ini dipandang secara kodrat manusiawi dan alami adalah mustahil, namun secara ilahi bisa terjadi jika Tuhan berkenan.

B. Mujizat Menunjuk Pada Allah

Mujizat-mujizat ini menunjukkan daulat dan kuasa Allah yang menyelamatkan, dipandang dalam kejadian-kejadian dalam Keluaran (Kel 3:20; 34:10; lih juga Yos 3:5; Neh 9:17; Mi 7:15), dan dalam Mazmur-mazmur (Mzm 9:1; 78:11; 96:3-4; 106:7-8). Mazmur-mazmur juga menekankan keajaiban penciptaan sebagai bukti kekuasaan Tuhan : “Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan. Kekuatan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat akan diumumkan mereka, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan” (Mzm 145:5-6).

                Kadang-kadang mujizat digambarkan sebagai “tanda” – yaitu bukti bahwa yang dikatakan Tuhan dan nabiNya adalah benar. “Jika mereka tidak percaya kepadamu” kata Tuhan kepada Musa, “dan tidak mengindahkan tanda mujizat yang pertama, maka mereka akan percaya kepada tanda mujizat yang kedua” (Kel 4:8-9; bdk Yes 8:18; 20:3).

                Perbuatan-perbuatan Tuhan yang besar menunjukkan keagunganNya dan membuat umat memujiNya (Mzm 71:18). Tuhan tidak hanya memerhatikan Umat PilihanNya, Ia juga secara aktif bekerja secara biasa menyelamatkan, menghakimi, dan memberi perintah kepada mereka. Namun lebih dari itu, karya keselamatan yang dilakukan Tuhan menunjukkan kepada Israel siapa sebenarnya Dia. Tanda-tanda menunjukkan kuasa Allah yang besar atas alam semesta. Keajaiban Keluaran, misalnya, membebaskan Israel dari belenggu perbudakan, namun yang lebih penting lagi, Tuhan melakukan keajaiban-keajaiban itu “supaya engkau dapat menceriterakan kepada anak cucumu, bagaimana Aku mempermain-mainkan orang Mesir dan tanda-tanda mujizat mana yang telah Kulakukan di antara mereka, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah Tuhan” (Kel 10:2).

II. Mujizat Dalam Perjanjian Baru

A. Mujizat Kesaksian Bagi Yesus

Mujizat-mujizat dalam Perjanjian Baru mengemban tujuan yang sama dengan mujizat Perjanjian Lama: menyembuhkan umat Allah dan mengungkapkan kuasa Allah yang menyelamatkan. Allah menjadi manusia dalam pribadi Yesus Kristus dan mujizat-mujizat yang dilakukan Yesus menunjukkan bahwa Ia mempunyai kuasa yang sama atas kodrat/alam seperti yang diperlihatkan Allah dalam masa Perjanjian Lama. Maka dikandung seorang perawan (Luk 1:35) dan Inkarnasi dalam Kristus, ajaran dan penyembuhan Kristus (Luk 5:17), serta pelimpahan kuasa ilahi Yesus kepada para rasul (Luk 9:1; 10:19; Kis 1:8), semuanya itu menguatkan pesan bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang menjilma.

                “Kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda” (Kis 2:22; bdk Luk 7:18-23) yang telah dilakukan Yesus menyatakan bahwa Dia mempunyai wewenang ilahi. PerkataanNya dibenarkan oleh perbuatanNya: mujizat-mujizat menambahkan kredibilitas pada berbagai pernyataan Mesianis dan ilahiNya (Luk 4:17-27; Yoh 5:18-36; 8:58; 9:16; 10:24-37; 14:12).

                Namun, tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban  Kristus ditolak oleh sebagian dari mereka yang menyaksikannya (Mat 11:6) bahkan ada yang menuduh Yesus bekerjasama dengan penghulu setan (Mrk 3:22; Yoh 11:47-48). Tuduhan itu ditolak oleh Yesus: “kalau Iblis mengusir Iblis, ia pun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?” (Mat 12:6; Mrk 3:22-26; Luk 11:19).

B. Mujizat Penyembuhan

Mujizat-mujizat di dalam Injil terbagi dalam dua kelompok. Penyembuhan-penyembuhan yang dilakukan Yesus mengandung kesaksian akan kuasaNya yang menyelamatkan untuk membebaskan manusia dari kemalangan, penderitaan, sakit, dan bahkan maut (Mrk 1:32-34; Luk 12:10-17; Yoh 5:2-9). Kis 10:38 menyatakan: “ bagaimana Allah mengurapi Yesus dari Nazaret dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia”. Dalam Injil Markus kita baca: “Kerajaan Allah sudah dekat” (Mrk 1:15), dan  buktinya terdapat dalam kuasa Anak Allah atas iblis (Mrk 3:11).

                Kisah-kisah penyembuhan pada umumnya mengikuti suatu pola : dilukiskannya keadaan yang serius (misalnya gejala fisik, situasi tanpa harapan, kegagalan usaha pengobatan; mis Mrk 5:1-5.25-26; Luk 13:11); mujizat terjadi melalui kontak fisik (mis Mat 8:3.15; 9:29) atau melalui perkataan yang diucapkan (mis Mrk 2:11; 3:5; Luk 4:39); dan keberhasilan penyembuhan diperlihatkan dengan keheranan orang-orang yang menyaksikan (Mrk 1:27; 2:12; 7:37; Luk 18:43). Perlu diperhatikan, Yesus melaksanakan mujizat kesembuhan dalam namaNya sendiri, sedang para rasul menyembuhkan (Kis 3:6; 4:10.30) dan mengusir setan (Luk 10:17; Kis 16:18; bdk Kis 19:13) selalu dalam nama Yesus.

C. Mujizat Alam

Mujizat Yesus atas alam diwakili oleh kuasaNya dalam meredakan badai (Mat 8:23-27; Mrk 4:35-41; Luk 8:22-25), di mana Yesus menenangkan badai di Laut Galilea dan membuat para murid terheran-heran. Sifat mujizat yang serupa meliputi penangkapan ikan (Luk 5:1-11; Yoh 21:4-8) dan Yesus berjalan di atas air (Mat 14:22-33; Mrk 6:45-52; Yoh 6:16-21). Dua mujizat alam lainnya yang berkaitan dengan penggandaan makanan, sungguh penting : ia memberi makan ribuan orang (Mat 14:15-21; 15:32-39; Mrk 6:35-44; Luk 9:12-17; Yoh 6:1-14) dan mengubah air menjadi anggur di Kana (Yoh 2:1-11). Dalam tindakan-tindakan ini Yesus memberikan bayangan awal penetapan Ekaristi (KGK 1335). Mujizat alam menunjukkan Kekuasaan Yesus sebagai Tuhan atas alam ciptaan, namun mereka juga menunjukkan kuasa Yesus yang menyelamatkan. Mujizat-mujizat Yesus dengan demikian menuunjukkan belas kasih ilahi: setiap peristiwa merupakan tindakan kerahiman dan belas kasihan.

D. Mujizat Terus Berlanjut

Kuasa Kristus yang ajaib merupakan tanda dari Allah yang mengasihi dan  menyelamatkan yang bekerja demi keselamatan kita (rm 1:16); mujizat-mujizat yang dilakukannya sungguh berakar pada kasihnya yang pribadi dan amat mendalam. Maka mujizat-mujizat tidak berakhir setelah Ia naik ke surga. Para rasul sendiri diberi kemampuan untuk menyembuhkan (Kis 6:8; 2 Kor 12:12; Ibr 2:3-4) dan kuasa itu dilimpahkan selamanya kepada Gereja: mujizat-mujizat itu semakin meneguhkan iman umat dan mengundang orang lain supaya beriman (Mrk 16:17; 1 Kor 12:10).

Mujizat-mujizat Kristus

Berikut ini adalah daftar mujizat Yesus yang terdapat dalam Injil-injil Kanonik.


Mujizat Alam

Mengubah air menjadi anggur di Kana (Yoh 2)

Mujizat mengenai ikan yang pertama (Luk 5)

Meredakan badai (Mat 8; Mrk 4; Luk 8)

Penggandaan roti yang pertama (Mat 14; Mrk 6; Luk 9; Yoh 6)

Berjalan di atas air (Mat 14; Mrk 6; Yoh 6)

Penggandaan roti yang kedua (Mat 15; Mrk 8)

Uang di mulut ikan (Mat 17:24-27)

Kutuk atas pohon ara (Mat 21; Mrk 11)

Mujizat penangkapan ikan yang kedua (Yoh 21).

 

Mujizat Penyembuhan

Penyembuhan anak seorang bangsawan (Yoh 4)

Penyembuhan orang kusta (Mat 8; Mrk 1; Luk 5)

Penyembuhan orang lumpuh (Mat 9; Mrk 2; Luk 5)

Penyembuhan di Betesda (Yoh 5)

Penyembuhan tangan (Mat 12; Mrk 3; Luk 6)

Penyembuhan hamba perwira (Mat 8; Luk 7)

Penyembuhan orang buta tulis (Mat 12; Luk 11)

Penyembuhan wanita yang pendarahan (Mat 9; Mrk 5; Luk 8)

Penyembuhan dua orang buta (Mat 9)

Penyembuhan orang bisu (Mat 9)

Penyembuhan orang bisu tuli (Mrk 7)

Penyembuhan seorang wanita yang sakit-sakitan (Luk 13)

Penyembuhan orang ayan (Luk 14)

Penyembuhan sepuluh orang kusta (Luk 17)


Penyembuhan orang buta dekat Yerikho (Mat 20; M|rk 10; Luk 18)

Memulihkan telinga Malkhus (Luk 22)

 

Mengusir Setan

Orang kerasukan di Kapernaum (Mrk 1; Luk 4)

Orang kerasukan roh bisu tuli (Mat 12; Luk 11)

Orang Gadara/Gerasa (Mat 8; Mrk 5; Luk 8)

Orang kerasukan roh bisu (Mat 9)

Puteri wanita Siro-Punisia (Mat 15; Mrk 7)

Anak yang menderita ayan (Mat 17; Mrk 9; Luk 9)

 



Pembangkitan dari Mati

Puteri Yairus (Mat 8; Mrk 5; Luk 8)

Putera janda dari Nain (Luk 7)

Lazarus (Yoh 11).